27 Oktober 2012

Mamfaat Bunga Matahari

Bunga matahari atau dalam bahasa latin adalah Helianthus annuus L. Bunga matahari ada di seluruh Dunia, tetapi di daerah yang seperti Eropa atau daerah yang memiliki beberapa musim bunga matahari dapat tumbuh pada musim semi saja. Bunga matahari sangat khas, hal itu terlihat dari bunganya yang memekar berwarna kuning terang.

Mengapa di sebut bunga matahari?
Bunga matahari dapat tumbuh jika sinar matahari cukup, sehingga di daerah seperti eropa dapat tumbuh pada musim semi, di Asia tenggara, bunga matahari dapat tumbuh setiap tahunnya. Dan juga bunga matahari selalu menghadap matahari.


Mamfaat Bunga Matahari.
Bunga matahari sudah di mamfaatkan oleh manusia sejak zaman dahulu, zaman sekarang banyak di tanam di pekarangan rumah, bunga ini termasuk bunga yang berumur pendek, tidak lebih dari setahun, tumbuh, membesar dan bunga mekar, setelah itu akan mati, bunganya indah dan berbiji berguguran dan akan tumbuh benih baru. Buah atau biji bunga matahari di sebut kwaci biasa di gunakan manusia sebagai cemilan atau bijinya di olah dan minyaknya di ambil. Minyak bunga Matahari kaya akan asam linoleat (C18:2), suatu asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia. Kepentingan teknik menginginkan minyak dengan kadar asam oleat yang lebih tinggi dan terdapat pula kultivar bunga Matahari yang menghasilkan minyak dengan kualitas demikian (mengandung 80% hingga 90% asam oleat, sementara kultivar untuk pangan memiliki hanya 25% asam oleat).* Sumber Wiki Indo.

Bunga Matahari sangat cocok di tanam di halaman rumah, bunga indah kuning cerah, tinggi tanaman ini 30-100 cm, batangnya basah, berkembang dari biji, bunga matahari menyukai tanah yang gembur dan subur. Kalau bunga matahari bertumbuh dengan baik maka bunganya akan lebar dan besar, terlihat indah.

Bibit bunga matahari dapat dibeli di toko-toko bunga atau penjual bibit tanaman di pinggir jalan. merawatnya pun sangatlah mudah, bisa di tanam di pot atau pekarangan rumah.

Mamfaat Bunga Matahari Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rudi Lumban Gaol

0 komentar: