21 Oktober 2012

Bunga Kecombrang Tanaman Pengusir Nyamuk

Kecombrang atau dalam bahasa inggrisnya adalah torch ginger. Di Nusantara Indonesia, bunga kecombrang biasanya digunakan campuran bumbu makanan, baik yang berupa sup atau untuk campuran bumbu sayur. Tumbuhan Kecombrang terdapat hampir seluruh Indonesia, dan ibu-ibu di seluruh Nusantara mengenal bunga kecombrang karena sejak zaman dahulu telah di gunakan untuk bahan makanan atau campuran bumbu.

Di Sumatera Utara Kecombrang disebut bunga kincung, sedangkan di daerah Jawa Barat (sunda) disebut Honje, di daerah Pulau Bali di sebut Bongkot, di Sumtera Utara tepat di daerah Tapanuli di sebut RIAS, biasanya di campur dengan sayur daun Ubi (daun singkong) sedangkan di Malaysia (melayu) di sebut Kantan. Walaupun berbeda nama di setiap daerah tapi penggunaan bunga kecombrang cenderung sama. Dari penampilan fisik Bunga Kecombrang termasuk bunga yang bagus, tapi sangat jarang bahkan tidak pernah dugunakan orang untuk bunga hiasan. berwarna merah jambu tapi ada juga yang berwarna hijau kekuningan. Rasanya agak asem dan cocok untuk sambel.


Kecombarang Tanaman Pengusir Nyamuk
Selain bahan makanan kecombrang digunakan juga sebagai tanaman pengusir nyamuk, aromanya tidak disukai oleh nyamuk, karena aromanya yang terasa asam sehingga nyamuk tidak mau mendekat. Biasanya orang lebih banyak menggunakan Zodia, geranium, lavender, rumput akar wangi, Walaupun Kecombrang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk tapi jarang di gunakan sebagai pengusir nyamuk, lebih banyak digunakan sebagai bahan makanan hampir sama dengan serai wangi. Atau kemungkinan orang merasa sayang untuk memamfaatkan kecombrang sebagai bahan pengusir, sebenarnya untuk mendapatkan kencombrang tidak mudah, kecombrang berasal dari tunas yang berkembang menjadi bunga, dan untuk mendapatkan bunga ini tidakalah selalu ada, tapi karena kita adalah Indonesia tanaman kecombrang terdapat di seluruh Indonesia dan bagai tanaman liar sehingga cukup mudah untuk mencari dan mendapatkannya.

Bunga Kecombrang Tanaman Pengusir Nyamuk Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rudi Lumban Gaol

0 komentar: